Merindui Pagi

Udara pagi ini, semerbak. Sudah lama sekali tak merasakan udara segar seperti pagi ini. Ah biasanya shubuh aku sudah membuka jendela kamarku, merasakan dingin yang segar, menghirup aroma tanah yang semerbak dan wangi, menyaksikan langit yang gelap hingga bergerak menjadi biru. Indah. Tapi semuanya berubah sejak negara api menyerang, sejak 3 bulan terakhir aku hanya bisa membuka gorden kamar, lalu menatapi langit yang putih tertutup asap. Tak ada udara dingin, tak ada udara segar. Ah, asap sungguh mengganggu kebahagiaanku.

Pagi ini, setelah kotaku diguyur hujan kemarin siang, alhamdulillah aku sedikit bernostalgia. Ciee… Aku sudah lama merindui pagiku seperti pagi ini. Aku cinta.

Markas Inspirasi, 31 Oktober 2015

“Aku berharap besok pagiku indah lagi”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s