Baitullah, aku menujumu.

Bulan dzhulhijah, bulan haji. MasyaAllah, semakin terngiang-ngiang lantunan itu.

Labbaikallahumma Labbaik

Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik
Innalhamda Wan Ni’mata
Laka Wal Mulk
Laa Syarikala

Allah, aku ingin kesana. Aku ingin kesana. Aku ingin kesana.

Baitullah. Oh Allah, membayangkannya saja aku sudah bahagia, apalagi jika benar-benar kesana. Ah, menganggapnya seolah-olah dihadapanku saja aku sudah menangis lirih, apalagi jika benar-benar dihadapanku.

Allah, undang aku, please. Mampukan aku Rabb.

Aamiin Allahumma Aamiin.

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s