Tak kan pudar semangatku!

Semangat. Ya, jika disebutkan namaku, apa yang terpikir olehmu? Aku harap jawabannya adalah “semangat”.

Semangat adalah karakter khas yang ditanamkan oleh ibu dan ayah kepadaku. Entah seberapa kecilpun sesuatu itu, kita harus semangat, harus optimis, harus berani.

Pantang mundur sebelum mencoba. Ibu sering bilang “Masa’ sudah pulang sebelum pergi?”. Haaa.. ibu selalu punya kosakata hebat yang membuat aku terpacu. Teman-temanku suka geleng-geleng lucu ketika aku menyemangati mereka dengan meminjam kosakata ibu.

“Ayoooo semangaat kawan, coba dulu.. Masa’ sudah pulang sebelum pergi?”

Dan tahukah kamu maknanya? Maknanya itu “Masa’ kamu sudah mundur sebelum mencoba? Masa’ kamu sudah kalah sebelum berperang? Nah kira-kira begitu.

Karakter ini sangat khas dan begitu mendarah daging. Untuk hal kecil saja, untuk membuka tutup botol air mineral yang terasa kuat sekali misalnya, aku tidak akan buru-buru meminta orang lain membukakannya untukku. Terasa ada tantangan dalam diri bahwa aku harus menaklukkannya.

Efek dari karakter ini pun adalah akan bersikap menghindari dan tidak menyukai kalimat-kalimat pesimis, misalnya “kira-kira bisa ga ya? mungkin ga ya? aku pasti kalah karena semuanya bagus-bagus, atau ungkapan “gimana kalau kita tidak bisa?“, dan lain-lain.

No!

Jauhkanlah kata-kata pesimis seperti itu, karena akan mempengaruhi alam bawah sadar, lalu mempengaruhi alam semesta.

Bandingkan jika kamu optimis, “insyaAllah aku bisa, aku bisa masuk menjadi salah satu bagian dari pemenang itu”. Dan, coba pikirkan kira-kira apa yang terjadi? Yang terjadi adalah darahmu mengalir cepat, bergemuruh, dan alam semesta ikut bergetar untuk mewujudkan harapanmu,. Matamu tidak cepat mengantuk, tubuhmu tidak mudah letih. Yakinlah.

Kita punya Allah Yang Maha Besar. Allah Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu.Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Berharaplah besar, bermimpilah muluk-muluk. Lalu berusahalah, patuhlah pada Allah, senangkan Allah. Allah akan beri. Yakinlah.

Dan aku, aku akan tetap menjadi anak muda yang bersemangat. Hingga berapapun umurku nanti, aku akan tetap menjadi “anak muda yang bersemangat”.

Semangat belajar, semangat berbagi, semangat memperbaiki diri, dan semangat untuk semua doa-doa yang terucap. Allah, kabulkanlah, please Allah.

 

Markas Inspirasi, 9 Februari 2014

“Tak akan pudar semangatku!”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s