Heyyyy, I love mathematics. Yeay!!

Beberapa hari sebelum huruf ini ditulis, aku layaknya orang gila. Bagaimana tidak? Aku selalu senyum-senyum sendiri. Ah orang lain tidak tahu bahwa ada yang sedang bergemuruh disini, kuat sekali. Hujan lebat kemarin telah menjadi salah satu saksi betapa aku riuh menerpa hujan dengan perasaan bahagia setengah hidup. Hey world, aku bahagiaaaaa.

Hey coba jawab! Apa yang kamu pikirkan jika disebutkan kata matematika? Apa yang kamu rasakan setiap ada pelajaran matematika? Apa yang kamu lakukan saat dihadapkan dengan exercise matematika? Bagaimana menurutmu tentang pelajaran matematika? Sulit? Asyik?

Dan setelah bertanya dengan semua murid yang ada di sekolahku, aku mendapatkan kesimpulan bahwa hanya ada beberapa murid yang menyenangi matematika, selebihnya, dominan mereka menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit, membingungkan, membuat pusing, ribet, membosankan, banyak rumus, menakutkan, dan bla bla bla….

Jleb! Seketika itu hatiku remuk redam, hancur berkeping-keping, dan aku terseok mengumpulkan serpihannya. *eeaaa

Seketika itu juga aku bilang bahwa “Ok, mulai detik ini, ibu akan membuat kalian menyukai matematika. Titik!”.

Bagaimana caranya?
Hm, aku punya formulanya. Aha!

Ok, aku segera menjalankan aksi spektakulerku dalam mengajar matematika.

Lalu, apa yang terjadi setelah pertemuan pertama, kedua, dan seterusnya pada pelajaran matematika guys??

Hal yang terjadi adalah tidak ada anak yang bisa duduk diam di kursinya. Mengapa? Percaya atau tidak, semua murid sibuk berdiri merebut spidol untuk menjawab soal matematika ke depan kelas!

Really? Iya, sungguh!

Coba saja bayangkan bagaimana perasaanmu sebagai seorang guru. Coba saja bayangkan bagaimana meletupnya perasaan di dalam dada. Coba saja bayangkan bagaimana senyum dan gemuruh semangat mereka menyetrum jiwamu. Coba saja bayangkan!

Mereka, yang awalnya memasang wajah “tak bersahabat dengan matematika”, kini tersenyum sumringah bertemu matematika. Mereka, yang awalnya mengatakan matematika itu sulit, kini dengan tegas menyatakan bahwa matematika itu menyenangkan. Mereka, yang saat aku masuk kelas, seketika dengan girang berteriak“Yeesss, sekarang pelajaran matematika!”

Coba saja bayangkan bagaimana perasaanku. ^__________^ *Senyum 5 harokat*

Selalu saja terngiang ungkapan-ungkapan “Ibu, aku baru sadar ternyata matematika itu seru ya Bu”,

“Bu, ternyata mudah ya, asyik banget belajar matematika”,

“Bu, koq sebentar banget ini jam pelajaran, aku masih penasaran”, dan bla bla celotehan itu.

Dan selalu saja terbayang wajah-wajah unyu dengan berbagai tingkah labilnya mereka.

Coba bayangkan saja bagaimana perasaanku.

 

Ah, mereka membuatku semakin jatuh!

Jatuh cinta🙂

 

Markas Inspirasi, 26 Juli 2013

“I’m a mathematics teacher, and I’m happy!”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Heyyyy, I love mathematics. Yeay!!

  1. Ibnu bilqis berkata:

    He2, . . .peh seneng e reeekk,,, #semangat tiyus bu,

  2. kartika berkata:

    Koq bsa ya mbk??gmana sih cr ny ngebuat ank2 itu sesenang itu dg matematika??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s