Kapan aku pulang?

Sebagai bungsu, berada di dekat Ibu adalah hal yang paling kuinginkan saat ini. Aku bungsu, tapi justru paling sering berada jauh dari keluarga. Ah, tak menyangka bahwa hidup bersama-sama itu hanya sampai SMA, setelah itu kuliah dengan menjadi anak kost, lalu bekerja dengan tempat yang juga jauh dari keluarga.

Ah tidak terlalu jauh memang, aku masih punya hari sabtu untuk pulang ke rumah. Tapi, ini sangat menyiksaku. Aku rindu. Ah mungkin aku terlalu berlebihan, banyak teman-temanku yang lain yang bahkan sangat jarang pulang. Mungkin hanya 2x dalam setahun. Aku lebih beruntung.

Tapi, ini proses perenungan panjang bagiku. Saat kupikir, ternyata aku sudah dewasa. Tak ada lagi kesempatan untuk kembali dan bermain-main di rumah lebih lama, kecuali hari libur. Hei, aku hidup sendiri di sini. Aku tahu ini proses pendewasaan, tapi sungguh ini menyedihkan.

Allah, aku ingin pulang.

Markas Inspirasi, 26 Mei 2013

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s