Untuk yang kesekian kali

Aku rindu. Titik!

Ini tulisan yang kesekian kalinya tentang rindu. Entahlah, aku ini memang perindu. Pantang sendirian. Selalu saja menangis jika mengingat momen atau hal-hal kecil pun yang membuat memory otak kembali ke masa yang pernah dilewati. Hari ini, pertemuan sesaat dengan sahabat-sahabat perjuangan berhasil membuatku galau begini. Melepas kerinduan dengan mereka walau hanya untuk makan siang bersama itu rasanya sesuatu, sangat berharga. Mendengar cerita-cerita mereka, mendengar kabar kawan yang lain, berbagi kisah, berbagi nasehat, berbagi motivasi, semuanya..

Dan hari ini, mendengar kabar sahabat kami, uni Leni, yang berhasil membuatku menangis malam ini ketika mengenangnya. Uni Leni adalah salah satu sahabat perjuangan. Ah uni adalah wanita tangguh yang hebat. Saat ini dia merupakan salah satu pengajar muda di Indonesia Mengajar. Dengan kegigihannya meyakinkan mama agar mendapat izin untuk mengabdikan diri sebagai pengajar muda, dan akhirnya hati mama luluh. Kepeduliannya terhadap pendidikan Indonesia sungguh besar. Ah uni, adek nangis karena sambil membayangkan wajahmu yang penuh semangat itu.

Entah, mungkin orang-orang akan bingung mengapa aku menangis. Ah ini mungkin karena aku terbawa perasaan tentang kekhawatiran uni terhadap daerah penempatannya.. Uni sempat menangis. Uniiiii, aku paham betul bagaimana menangismu itu. Ah tak sanggup membayangkannya. Uniii, aku paham betul kekhawatiranmu disana. Uni, percayalah kami akan selalu mendoakan kebaikanmu ni. Unii, yakinlah bahwa Allah selalu menjagamu. Allah menyayangi anak baik. Allah menyayangimu.

Uni, aku mungkin tidak akan bisa sekuat dirimu.

Ah sudahlah, orang-orang tidak akan pernah mengerti tentang apa yang kurasa malam ini.

Ya Allah, jagalah uni leni disana Ya Rabb, sayangi dia, lindungi dia, permudahlah semua urusannya di dunia dan akhirat.. Berikan keberkahan dan keridhoan atas apa yang dilakukannya Ya Rabb.. Semoga dia bisa menebar manfaat sebanyak-banyaknya di daerah pengabdiannya disana, mencerdaskan anak Bangsa,membimbing anak-anak dengan agama. Semoga kegiatannya menjadi pahala. Ya Allah Ya Rabb, hanya kepadaMu kami menggantungkan hidup kami Ya Allah, ampuni dosa kami Ya Allah. Pertemukan kami dengan kematian dalam keadaan khusnulkhotimah Ya Allah. Selamatkan kami di dunia dan akhirat. Aamiin. Aamiin Ya Allah..

 

Markas Inspirasi, 25 Mei 2013

“Salam rindu untuk Uni Leni”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s