PR dari Abah

Ada 8 PR yang diberikan oleh Abah kepada semua peserta seminar:

PR 1

InsyaAllah mulai hari ini saya akan menyediakan waktu setiap hari bersama anak setidaknya 30 menit

PR 2

InsyaAllah mulai hari ini saya tidak akan pernah membandingkan anak saya dengan saudaranya,

apalagi dengan orang lain, sebaik apapun tujuannya

PR 3

InsyaAllah mulai hari ini saya akan lebih banyak mengundang dan mendampingi anak belajar, bukan hanya nyuruh-nyuruh belajar, setidaknya sebelum lulus sekolah dasar

PR 4

InsyaAllah mulai hari ini saya akan berikan hadiah kebebasan lebih banyak pada anak saya

sepanjang tidak melanggar 3 hal:

1. Melanggar hukum

2. Membahayakan dirinya

3. Merugikan orang lain

PR 5

InsyaAllah mulai hari ini ketika saya bilang TIDAK maka akan bertindak TIDAK,

ketika saya mengatakan IYA maka saya akan melaksanakan IYA.

Insya Allah mulai hari ini saya tidak akan pernah ingkar janji pada anak sebaik apapun tujuannya

PR 6

Insya Allah mulai hari ini saya tidak akan pernah mengeluarkan kalimat negatif tentang anak di depan anak

PR 7

Insya Allah mulai hari ini saya akan banyak mendekati anak pada saat berbuat baik

dan tidak akan ragu lagi bicara tentang kebaikannya

PR 8

Insya Allah mulai hari ini saya bisa jadi tempat curhat terbaik untuk anak dengan lebih banyak:

1. Mengajak anak bicara pada saat tidak bermasalah sebelum bermasalah

2. Mengajak anak bicara pada soal sepele sebelum yang serius

3. Mengundang anak mengeluarkan apa yang dirasakan dan dipikirkan sebelum nasehat-nasehat

Oke, PR-nya aku kerjakan nanti ya bah.😀

Markas Inspirasi, 21 Januari 2013

“Info: tanggal 28 April (di kayuagung) dan 18 Mei (di Palembang), insyaAllah akan ada seminar parenting lagi yang disampaikan Abah, tapi bukan PSPA. Kali ini PDA (Program Disiplin Anak). Ini sebenarnya lanjutan dari PSPA, tapi bagi rekan-rekan yang belum mendapatkan materi PSPA, tetap boleh ikut pada seminar PDA, insya Allah masih tetap berkaitan.”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

3 Balasan ke PR dari Abah

  1. iwaza berkata:

    dari PR kayaknya ane dapet isi “mindset” yang harus dimiliki “ortu” or “pendidik”.. Secara umum sama dgn pendidik, kecuali mungkin ane menyesal kalo ada ilmu ttg “fakta-fakta” psikologi anak yg ane blm tahu, spt anak menangi terus-berteriak-membentak dan susah dimengerti maunya sperti apa, apakah cuma minta perhatian sehingga cukup misalkan dgn dipeluk dan dielus2-jangan malah dibales bentak, dst, dst. anak kuliah saja bisa cenderung emosional dan tdk rasional, apalagi anak2.🙂 l ulasan isi seminarnyo sdh ado y, de?

    • mutiarakeluarga berkata:

      Waaaaahh, itu juga dijelaskan oleh Abah kak.. anak yg menangis berteriak-teriak itu kan ada sebabnya kak, kita harus pahami sebabnya. Trgantung dia menangis itu sebabnya apa, barulah bisa ditentukan bgaimana menyikapinya.
      Nanti insyaAllah tria posting ya, tapi kemungkinan belum beberapa hari ini.. InsyaAllah setelah minggu ini, akan tria tulis. Insya Allah..

    • mutiarakeluarga berkata:

      Oh iya, yang pastinya tidak dibentak balik kak. Tidak ada istilahnya “membentak” dalam pengasuhan anak..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s