Mata Ibuku

Mata itu.. Hm, mata yang setiap malamnya basah karena larut dalam doa.. Mata yang selalu terjaga di sepertiga malam.

Mata itu, tak akan aku buat mata itu meneteskan air kesedihan. Tidak! Tidak akan! Aku tidak akan tinggal diam. Aku tidak akan mengecewakan mata yang selalu memandang dengan kesejukan itu. Aku tidak akan membuat nanar di mata yang meneduhkan itu. Mata itu. Ah,, rindu aku menatapnya. Di mata itu, aku melihat harapan dan do’a yang begitu khusyuk.

Mata itu indah sekali. Ibuku cantik sekali ^_^

 

Bu, bersiaplah. Besok, ketika aku tiba di rumah, aku akan bertanya tentang isi do’a ibu. Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan beruntun yang akan aku ajukan pada ibu. Bersiaplah melihat aku persis seperti aku kecil dulu yang bertanya ini dan itu tentang apa yang baru saja aku temui. Besok, aku akan bertanya banyak. Ini serius Bu.

Dan aku akan memandangi matamu yang menentramkan itu. Ah rindunya ^_^

 

Markas Inspirasi, 22 Desember 2012

“Menikmati kerinduan yang selalu hadir dan terus bertambah setiap harinya. Besok aku pulang.Yeyeyeyeee horeee”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s