Refleksi Anak Muda

Ini adalah pelajaran yang kudapatkan dari hasil perenungan beberapa bulan ini dengan kenyataan yang benar-benar aku saksikan sendiri.

Hm, ternyata banyak orang tua sibuk bekerja dan tidak memiliki waktu untuk memperhatikan anak-anak mereka. Padahal sungguh, perhatian dan kasih sayang itu jauh lebih berharga daripada materi yang mereka berikan. Anak-anak mereka butuh pelukan hangat mereka, anak-anak butuh didengarkan ceritanya tentang aktivitas sekolahnya, tentang teman-temannya, tentang perasaannya. Anak-anak butuh waktu bermain bersama mereka, anak-anak butuh diperhatikan PR-nya, anak-anak butuh senyum mereka, anak-anak butuh kasih sayang.

Suatu saat nanti, aku akan mencurahkan waktuku untuk anak-anakku. Jundi-jundi yang kulahirkan itu sungguh lebih berharga dari apapun. Menemani mereka menghafal alquran pasti membahagiakan.

Aku akan terus belajar, terus belajar, terus berusaha menggapai mimpiku. Karena jika semakin banyak ilmu yang aku dapatkan, maka akan semakin banyak pula ilmu yang dapat aku berikan. Okesip.

Bismillah.

 

Markas Inspirasi, 5 Desember 2012

“Anak-anak adalah mutiara dalam setiap keluarga”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s