Lagi-lagi, Ibu.

Bu, aku sangat paham betapa erat sekali ikatan bathin diantara kita. Bu, ingin sekali aku menceritakan bagaimana perasaanku saat ini. Tapi, aku yakin, ibu juga rasakan. Bu, tahukah ibu bahwa saat ini ingin sekali aku berlari sekencang-kencangnya agar aku segera sampai kesana lalu memeluk ibu, memeluk ibu seerat-eratnya.

 

Markas Inspirasi, 29 November 2012

“Bu, ada yang ingin kuceritakan dan ku diskusikan pada Ibu.”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Lagi-lagi, Ibu.

  1. Ibu memang menjadi tempat curhat dan tempat bersandar yang menyejukan ya…
    @garammanis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s