Wisuda: Moment milikku dan kalian ^_^

Wisuda adalah moment yang sangat dinanti-nanti oleh seseorang setelah perjuangan panjang menjalani studinya sebagai mahasiswa. Moment yang pada hari itu kuncir toga dipindahkan dari kiri ke kanan. Moment yang pada hari itu semua rasa menjadi satu. Antara tangis dan tawa melebur. Tangis haru kebahagiaan, tawa riang kegembiraan. Wisuda juga adalah moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh para orangtua setelah bertahun-tahun dihiasi dengan pengorbanan dan doa panjang pengharapan agar sang anak menjadi seorang yang berhasil. Dan pada hari itu seorang anak berhasil mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtuanya, dan membuat orangtua merasa bahwa perjuangan mereka terbayarkan. Moment yang setelah hari itu orangtua dengan bangga memajang foto wisuda anaknya di dinding ruang tamu dan mengatakan kepada kerabat yang datang bahwa “anakku sudah sarjana”. Wisuda adalah salah satu cara Allah untuk menjawab doa-doa hambaNya.

Wisuda. Tapi wisuda bukanlah akhir, ini adalah awal dari perjuangan panjang untuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya. Banyak sekali tantangan hidup yang harus dihadapi dengan pundak yang kuat. Iya, pundak terasa makin berat dengan tanggung jawab akademik yang dipikul dan bisikan dari hati bahwa “aku harus bermanfaat bagi orang disekelilingku”. Wisuda itu ternyata “sesuatu”. Sungguh.

Wisuda adalah tentang sebuah kata “bahagia”. Bahagia adalah ketika kita bahagia lalu kita memiliki orang-orang sebagai tempat untuk kita berbagi kebahagiaan itu. *ribetbangetbahasague*. Ya, saat kita dapat membaginya dengan orang lain. Bahagia itu sungguh sederhana ^_^

Seperti 26 dan 27 september 2012, hari yudisium dan wisudaku. Betapa bahagianya saat saudara-saudaraku hadir dengan wajah-wajah cerah dan mengucapkan selamat serta mengiringi dengan doa-doa tulus. Terima kasih atas semua cinta dan kasih sayang kalian. Salah satu yang menyebabkan moment ini menjadi “bahagia” adalah karena ada kalian. Sungguh. Semakin lengkap bahagiaku. ^_^

Betapa tidak, saat keluar dari auditorium Unsri dengan kondisi kuncir toga sudah pindah ke kanan *penting*, aku langsung diserbu dengan senyum sumringah saudara-saudaraku dan ucapan selamat dari mereka. Disambut senyum sahabat-sahabatku yang menyejukkan itu. Ah indah sekali. Begitu juga para senior dan adik-adikku, datang dengan senyum terkembang, turut merasakan bahagia. Beberapa saudaraku terlihat tersengal nafasnya saat menemuiku, ternyata berlari-lari kesana kemari mencariku. haa. terima kasih atas perjuangannya. hoho… Teriring banyak doa dari mereka. Pun ada yang memberikan bunga dan kado. Terima kasih banyak. Melihat wajah kalian saja pun aku sudah sangat senang. Sungguh. Hadirnya kalian itu adalah salah satu bagian penting dalam prosesi wisuda. Bahkan sangat penting. Itu menurutku.

 

Ada 47 tangkai bunga dengan ucapan selamat yang bermacam-macam. Senyum-senyum sendiri aku membacanya. Terima kasiiiiiiih . Kalian romantis sekali🙂

 

Boneka wisuda dengan ucapan “Selamat, Alhamdulillah ya, Semoga makin berilmu tinggi makin tawadhu🙂 “.

Aamiin. Terima kasih banyak, bonekanya dipajang ibuku di lemari😀

 

Boneka kelinci warna pink. Lucu sekali. Terima kasih banyak ukhti, aku sedang memikirkan nama yang pas untuk si “kelinci” ini… hohoo.. *Semoga aku sedang kreatif sehingga namanya bagus. aamiin.

 

 

Barokah_08. Jazakumullahu khairan katsirah.. Kalian sungguh romantis.. Ucapan yang menempel di kado ini semakin membuatku selalu merindui kalian.

“Teriring doa bahagia, semoga setelah ini senantiasa Allah tambahkan keberkahan sepanjang jalan perjuangan.

Satu fase telah terlewati, tetap istiqomah meniti.

Selamat dan sukses ukhti.

Rindu saat kita berlembut hati bersama”

_Barokah 08_

Aamiin.

Iya, aku pasti akan sangat merindukan kalian. Semoga kita bertemu di syurga. Aamiin Allahumma Aamiin. Ridhoi kami ya Rabb. ^_^

Novel “Sarjana Muda” dari salah seorang mbak  dari Wonogiri. Subhanallah, jazakillahu khairan katsirah mbak. Buku ini sungguh memotivasi. Beberapa menit saat berada di mobil setelah pulang wisuda, buku ini langsung tria baca. *GilaBuku*. Terima kasih mbak ^_^

Boneka kura-kura dari salah seorang adik. Terima kasih banyak dek. Hm, filosofi kura-kura luar biasa sekali. Militan. Keren. Tapi saat buka kado ini, mbak kira kamu ngerjain mbak dek, banyak banget bungkus plastiknya. hohoo.

-_-“

Selain dari itu, banyak sekali do’a-do’a teriring dari saudara-saudaraku. Terima kasih banyak, do’akan agar aku dapat mengemban amanah ini dengan baik. Terima kasih untuk do’a-do’a dari kalian. Moment ini pun kupersembahkan untuk kalian. Sungguh.

Untuk saudara-saudaraku yang tidak sempat bertemu aku atau lebih tepatnya “tidak menemukanku” saat hari wisuda ini, aku mohon maaf. Mungkin aku terselip dari ribuan para wisudawan dan wisudawati itu. haa😀

Maafkan aku, dan terima kasih banyak karena sudah berniat hadir dan sengaja meluangkan waktu untukku, terima kasih banyak. Semoga suatu saat kita bisa bertemu. Aamiin.

Hm, aku bingung memilih kata yang pas untuk kugunakan sebagai ungkapan terima kasihku untuk kalian. Kalian sungguh semakin membuat hari bahagia ini menjadi benar-benar bahagia dan semakin bahagia. Aku mencintai kalian karena Allah.

Cinta yang kalian alirkan sungguh luar biasa. Dan aku mesti bilang WOW. ^__^

Markas Inspirasi, 2 Oktober 2012

“Ana uhibbukumfillah ^_^”

Tertanda: Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

11 Balasan ke Wisuda: Moment milikku dan kalian ^_^

  1. ncepp berkata:

    dak kejingokan yg mano bungo ncep mbak. hihihi,
    barokallah wisuda ny ya mbak neli. eh, :p

  2. Musim Semi berkata:

    semoga berkah gelar barunya mbak….🙂

  3. puspitt berkata:

    Waah senang yaa🙂

    • mutiarakeluarga berkata:

      Hehe. Iya, alhamdulillah.
      Kebahagiaan itu saat diri sendiri dan orang lain juga berbahagia.
      Salam kenal. Terima kasih sudah brkunjung ^_^

      • puspitt berkata:

        sama-sama
        salam kenal juga🙂
        Ceritanya ini berbeda dengan cerita wisudaku, dari program studi di angkatanku, aku yg wisuda pertama kali, sendirian, gak bareng ma temen2 seangkatan.
        Yang datang juga teman-teman terbaik, tidak semuanya, hanya beberapa, karena memang aku gak woro-woro ke mereka🙂 hehehe…
        Yang paling berkesan bagiku adalah saat seminar proposal skripsi, teman2 banyak yg datang, bahakan teman2 yang sudah lama gak bertemu karena kesibukan masing-masing, mereka datang🙂

    • mutiarakeluarga berkata:

      Waahh alhamdulillah, keren ya..
      Setiap dari kita memiliki cerita indah masing2 ya., dan itu patut untuk kita syukuri..
      Ada juga cerita tria tentang “road to meja hijau”.. *promosi.. heheee

  4. SinarAsa berkata:

    ahai, nanti jg bwt cerita wisuda ku ..
    dateng ya tgl 21 feb.. bawa sesuatu jgn lupa, oke.. Ting (kedip-kedip mata)😀

  5. Pendy berkata:

    beruntung sekali anda punya pengalaman wisudah yang bisa dikatakan WOW & WAH ! berbeda dengan saya, saat wisuda di semarang saya tidak ditemani keluarga apalagi saudara ataupun orang terdekat saya. saya berangkat sendiri dari brebes menuju semarang dengan mengendarai sepeda motor sendirian (jauh dari apa yang ditulis diatas). ketika mahasiswa lain berangkat dengan mobil bersama keluarga dan kerabat, saya berangkat dengan motor sendirian. ketika mahasiswa lain berfoto bersama dengan keluarga saya hanya bisa tertunduk memandang wajah-wajah bahagia mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s