Speechless

Campur aduk! Sungguh aku berbahagia melihat kalian bahagia, melihat kalian menggunakan seragam kebanggaan yang sudah lama kita nantikan itu. Ah tak menyangka ternyata kalian memakai toga itu lebih cepat, dan meninggalkanku lebih dulu.

Tapi, sungguh kontras sekali apa yang dirasakan sekarang. Ketika kemarin kita berbahagia tertawa merayakan yudisium dan wisuda kalian, foto-foto, makan-makan…Tapi setelah itu kalian pulang ke rumah atau mengangkut semua barang-barang di kosan lalu pulang meninggalkan kami dengan sejuta kenangan.

Perih. Sungguh!

Airmataku tak tertahan.

Bagaimana aku bisa menahan airmataku jika semua kenangan tentang kalian selalu berkelebat di ingatan? Bagaimana aku bisa menahan airmataku jika susah,senang,sedih dulu selalu kita lalui bersama? Bagaimana aku bisa menahan airmataku jika kalian itu sudah kuanggap seperti saudara kandungku sendiri? Bagaimana aku bisa menahan airmataku jika aku begitu menyayangi kalian? Bagaimana aku bisa menahan airmataku jika dulu disini ramai dan kini tiba-tiba menjadi sepi senyap?

Bagaimana aku bisa menahan airmataku?

Katakan padaku, bagaimana aku bisa menahan airmataku?

Aku begitu menyayangi kalian. Allah, terimakasih telah menghadirkan mereka dalam hidupku. Terimakasih ya Rabb. Sungguh nikmatMu begitu luas. Terimakasih telah menghadirkan mereka yang jika kulihat wajah mereka, maka akan membuat aku teringat padaMu dan semakin besar syurkurku padaMu.

Ya Allah, lindungilah mereka. Semoga ilmu yang mereka dapatkan dengan perjuangan beberapa tahun ini menjadi berkah, dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Ya Allah, limpahkan rejekiMu kepada mereka. Muliakan mereka karena mereka telah memuliakan orangtua mereka, tlah berjuang sekuat tenaga untuk membayar setiap keringat dan airmata kedua orangtua mereka. Ya Allah, ridhoilah setiap jalan yang mereka pilih. Aamiin Allahumma aamiin.

Ya Allah, pertemukan kami lagi ya Rabb. Pertemukan kami lagi. Sampaikan rinduku pada mereka ya Rabb..

Sungguh, aku mencintai kalian karena Allah!

 

 

SELAMAT kepada semua para peserta wisuda ke-103 Unsri. Barakallahu fii ilmy.

 

 

Markas Inspirasi, 22 juni 2012

“speechless”

Tertanda : Tria Gustiningsi

 

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

12 Balasan ke Speechless

  1. tryayuokta berkata:

    membacanya aku tersenyum🙂

    tapi di hati ini berdesir, entahlah rasa apa.

    kurasa ini namanya haru. T_T

  2. fae berkata:

    terima kasih ucapanya para cek gu, semoga ilmu yg saya dapatkan bermanfaat, aamiin…
    maaf saya belum bsia traktir, lagi kere..
    jadi kapan2 aja yaaa??
    occee…
    tetap cumungudh guru-guru…
    #nahLho
    #jleb
    #kaburrrr

  3. pujicaremu berkata:

    semua kenangan tentang kita, yang tahu sejak kapan kita jadi seperti sekarang..semua tentang kita..tentang kuliah, kosan, keluarga, cinta (ups), kawan, sahabat, benci, belajar, semangat, perjuangan, ah,,,semuanya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s