Tentang Rasa yang Tak Biasa

Pergilah!

Biarkan aku berjelaga sendirian

Biarkan aku pandangi saja rumah yang selalu ramai dengan gelak tawa kita dahulu

Biarkan aku merasakan bulir hujan dari sudut mataku sendiri

Pergilah!

Biarkan saja aku menikmati rasanya merindu!

 

 

 

Markas Inspirasi, 10 Juni 2012

“Jika menjadi dewasa itu harus merasakan perpisahan, aku memilih tidak menjadi dewasa.. Biarkan aku selalu jadi anak kecil yang hanya mengenal bermain saja, bahagia saja”.

Tertanda : Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

7 Balasan ke Tentang Rasa yang Tak Biasa

  1. fae berkata:

    dak malu..wk lah gadang…
    ingek tu..
    lah nio tamaik juo…
    xixii

  2. ammasilvy berkata:

    Rasa apa to nduk? :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s