Ibu, aku baik-baik saja

“Jangan tanya aku tentang bagaimana rasanya terjatuh, karena aku sudah lupa bagaimana caranya menangis!!”

 

Iya, jangan tanya aku tentang bagaimana rasanya terjatuh, karena aku tak tahu lagi. Yang aku tahu adalah aku terus berusaha untuk bangkit, menggapai tangan Ibu, berdiri, lalu dengan gagah berjalan menatap masa depan!

Hey, please jangan tanya aku!

Biarkan saja aku berjalan kesana kemari merasakan debu yang menerpa wajahku, merasakan rintik hujan yang membahasi jilbabku, merasakan terik yang tanpa ampun membuat aku harus menghabiskan banyak tissue. hufh *lap keringat*

Kalian tahu aku sedang apa?

Aku sedang memaknai sebuah kata.

Kalian tahu aku siapa?

Aku bukanlah siapa-siapa. Aku adalah seseorang yang sampai detik ini tak pernah berhenti belajar. Belajar agar aku senantiasa membuat Allah tersenyum padaku, belajar agar menjadi lebih baik, belajar agar menjadi seseorang yang bermanfaat, belajar agar orang-orang disekitarku berbahagia dengan hadirnya seseorang seperti aku.

Aku. Ah, please jangan tanya aku. Aku sedang merencanakan sesuatu.

Ada banyak yang ingin kuceritakan, tapi tertahan. Angin membisikkan padaku agar aku bercerita pada sang malam saja. Ah, iya juga. Lebih baik aku menunggu sang bulan menjemput matahariku, lalu aku bercerita pada malam. Iya, lebih baik begitu. Biarkan saja angin dan bintang menguping pembicaraanku pada malam. Mereka juga mungkin tak akan mengerti. Ini tentang rasa. Ini tentang rencana. Ini tentang pencapaian.

Lalu, malam pasti akan mengingatkan agar aku juga bercerita pada Ibu. Ah, ibu. Maafkan aku bu. Ternyata menjadi dewasa itu rumit sekali ya Bu. Aku tak suka. Tapi, jika aku tak pernah dewasa, kapan aku bisa belajar?

Bu, ah tidak apa-apa bu. Aku baik-baik saja.

 

Markas Inspirasi, 29 Mei 2012

“Dalam proses memaknai sebuah kata”

Tertanda : Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s