Allah saja yang tahu..

Sungguh perjalanan ini sangat melelahkan. Tetapi, kawan, entah mengapa kita pilih jalan ini. Aku pun sempat bertanya kepada diriku mengapa jalan ini yang kupilih. Bahkan orang-orang disekitar kita pun tidak menghargai, tetapi masih saja kita terus tetap berada di jalan ini.

Banyak yang berkata ini hanyalah pelarian dari akademik kita yang buruk. Atau banyak yang berkata ini adalah manuver agar kita dapat terkenal dengan cepat. Atau yang lebih menyakitkan lagi banyak yang berkata bahwa kita hanyalah sekelompok orang-orang yang kurang kerjaan.

Mereka tidak tahu kalau kita berjuang untuk nilai akademik, sembari harus memikirkan program-program kerja yang disusun, mengerjakan tugas-tugas di sepinya malam, berselimutkan bintang temaram yang menentramkan hati, dan tidur bersama senandung nyanyian malam.

Kawan, bekerja di saat yang lain terlelap, bersemangat di saat yang lain mengeluh.

Berteriak di saat yang lain diam, dan berlari di saat yang lain berjalan. Angkuhnya kita sering bersuara bahwa jalan inilah yang sangat membutuhkan kita. Namun, ternyata, kawan, kitalah yang sebenarnya membutuhkan jalan perjuangan ini. Untuk mencari ridha-Nya, kitalah yang memerlukan jalan ini untuk merasakan anginnya berjuang… Belajar Merawat Indonesia.

(dikutip dari buku Belajar Merawat Indonesia)

Tak terasa air mataku menetes.. Allahu Rabbi, Allah melihat perjuangan kita kawan !

subhanallah.. haru, sedih, bahagia, semua bercampur menjadi satu dalam gemuruh jiwaku..

Jalan ini indah.. Biarkanlah mereka mencela kita !

mereka bilang kita sok hebat ! kita sok sibuk ! Masya Allah..

tak apa kawan, mungkin karena mereka tidak tahu..

tapi, Allah tahu niat kita, kawan.

Allah tahu bahwa kita membela kebenaran, bukan membela kenyamanan !

Astaghfirullah..

 

Markas Inspirasi, 11 Februari 2012

“semilir angin mengiringi tangisku malam ini”

Tertanda : Tria Gustiningsi

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

5 Balasan ke Allah saja yang tahu..

  1. lenidjunaidi berkata:

    yap…jangan pernah menangis karena ini sayang…bendunglah air mata itu hanya untuk memikirkan begitu dahsyatnya siksa Allah kepada orang-orang yang menyia-nyiakan waktunya

    yah…jalan ini memang berat,hanya segelintir orang saja yang berhasil lulus dari seleksi alam
    hanya segelintir orang yang bisa konsisten dijalan ini
    jalan ini adalah pilihan,dan pilihan itu memiliki resiko tentunya
    tapi yakinlah…ujung jalan ini begitu indah sayang,indah pada waktunya…

    alangkah picisannya pikiran mereka, terutama “dia” yang tidak memanfaatkan tidak memaksimalkan ilmu yang ada padanya untuk memikirkan dan merasakan betapa indahnya Allah menciptakan manusia,menciptakan alam semesta,menciptakan potensi yang ada pada diri manusia
    ,mengapa tidak dia manfaat untuk memikirkan,tujuan Allah menciptakan manusi yakni untuk memakmurkan bumi Allah…bukan semata-mata untuk kepuasan sendiri…yah hanya dunia dikepalanya…semoga Allah membuka pikirannya dan memberinya hidayah dengan selalu berpositif tinking dan tidak menyia nyiakan waktunya untuk menghuja orang lain,untuk membicarakan sesuatu yang dia tidak mempunyai ilmu tentang itu

    insya Allah,Allah bersama langkah kita dijalan ini.jangan pernah mundur barang selangkahpun dari jalan ini, lebih baik kita mati mempertahankan ini dari pda hidup sebagai penjilat

    KITA BISA demi keluarga,sahabat,agama,bangsa dan negara ^_^

    usap air matamu dan memandang kdepan,langkahkan kaki mu dengan pasti,semua memang ada pengorbanan

    • mutiarakeluarga berkata:

      Subhanallah… basahnya airmata itu layaknya hujan yang menghasilkan pelangi setelah bermuhasabah diri dan membaca nasehat2 uni dalam comment ini🙂
      inilah jalan yang membuat kita tetap mampu bergandengan tangan, menarik bangkit saat yang lain terjatuh..
      Biarlah Allah saja yang membalasnya…
      Hey masalah, aku punya Allah Yang Maha Besar !!

      Aku yakin Allah akan menunjukkan kuasaNya..
      yang benar itu benar, dan yang salah adalah salah..
      Allahu Akbar..
      “Lebih baik kita mati mempertahankan ini dari pada hidup sebagai penjilat”..
      Allahu akbar !

  2. Rainy berkata:

    cukup jadikan semuanya lecutan, buktikan bahwa bukan karena tidak ada kerjaan kita memilih jalan ini
    insyaAllah ini benar dan Allah selalu bersama orang-orang yang benar
    *senge be aah ^_^

    NB : rajin-rajin mampir ke “justtiwiie.blogspot.com” ye *promo gratis😀

  3. ncepregar berkata:

    mbakkkkk…….
    akan terus mengulang membaca kutipan awal tu biar dak nge-down!!
    semangat.. semangat..
    *jangan tinggalkan kami yo mbak mbak.. ^__________^

  4. fae berkata:

    biarlah Dia yg menguatkan pundak kita agar mampu bertahan di jalan ini…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s