antah iyo antah indak….

antah iyo antah indak..

saya berada pada masa-masa mellow..

saya membuat daftar rencana hidup, lalu saya menangis..

saya sekarang mahasiswa semester 7..

Lalu, saya merasa bahwa tidak lama lagi saya akan meninggalkan kampus saya.

ah, semester 7 ini saja saya sudah merasa sudah “bukan mahasiswa” lagi..

Iya, hanya ada 1 mata kuliah yang mengumpulkan saya dengan teman-teman sekelas saya.

hanya ada 1 hari.. hanya kamis.

selain itu, kami menjalani Praktek Mengajar di sekolah atau disebut PPL.

Lalu, selebihnya adalah proposal, dan sebagian ada yang sudah mengambil skripsi..

Jika tiba-tiba kami mendapat sms yang berisi  “hari ini,kita belajar mandiri di rumah”, itu artinya kami harus menunggu kamis depan lagi untuk bertemu..

 

tapi, alhamdulillah ukhuwah dengan teman-teman di organisasi kampus tak pernah terputus.

disitulah saya curahkan rindu saya pada teman-teman mahasiswa dan pergerakan dunia kampus…

 

Tapi, entah.. saya ternyata rindu dengan kelas saya..

rindu duduk sebagai mahasiswa…

semester ini, hanya 1 hari dengan kurang dari 150 menit kami berkumpul..

iya, kurang dari 150 menit mengikuti kuliah itu di kelas…

karena kondisinya kami PPL di sekolah dari pagi sampai siang, lalu masuk kuliah jam 1, lalu pulang jam 3.

Lalu, teman-teman yang dari Palembang buru-buru untuk pulang ke rumah karena biasanya kehabisan bis Layo-Palembang..

kami hanya memiliki waktu berkumpul dari hati ke hati hanya di waktu sholat dzuhur dan ashar…

itupun, biasanya di waktu dzuhur banyak teman-teman yang datang terlambat karena harus mengantri bis, atau masih di jalan.. karena letak tempat kami PPL pun berbedabeda dan lumayan jauh…

 

Allah, saya rindu..

saya rindu menikmati sore dengan mereka..

Allah, saya rindu menangis bersama mereka..

saya rindu bercerita dg mereka.

saya rindu memandangi wajah ceria mereka.

saya rindu bersibuk ria dengan tugas kuliah..

saya rindu harus pergi ke kampus setiap hari..

saya rindu berkumpul dengan mereka..

Allah, saya rindu.. benar-benar rindu..

saya rindu di masa-masa saat saya masih semester 1,2,3,4,5,6..

saat itu berpanik-panik ria menjadi panitia.. bersibuk-sibuk ria menjalani proses pendeweasaan melalui berbagai organisasi yang saya jalani.

saya rindu dengan wajah panik saya dan teman-teman pada saat hari H acara besar yang kami selenggarakan..

saya rindu dengan semuanya..

saya rindu kampus saya..

saya rindu..

Allahu Rabbi, saya benar-benar rindu dengan semua yang telah saya jalani..

saat ini.. detik ini.. saya teringat masa-masa itu..

lalu saya menangis saat saya harus menyadari bahwa suatu saat saya harus berpisah dengan mereka..

 

Allah..

sampaikan salam rindu saya..

Allah, terimakasih atas semua nikmat kesempatan yang tlah Engkau berikan kepada hamba ya Rabb.

terimakasih tlah menghadiahkan mereka untuk saya.

terimakasih tlah menakdirkan saya berada disini.

terimakasih atas semua yang tlah terjadi ya Rabb.. terimakasih ya Allah.

terimakasih tlah menganugerahkan rasa rindu..

terimakasih tlah menghadirkan mereka dalam hati saya.

terimakasih ya Allah..

 

saya benar-benar merindukan mereka..

 

 

 

Markas Inspirasi, 28 November 2011

“saya tak kuat.. saya benar-benar rindu dan ingin bertemu kalian”

Tertanda : Tria Gustiningsi

 

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s