Lentera Jiwa

Hmm, awalnya saya tidak terlalu berharap karena 1 bulan sebelum hari ini saya sudah kehabisan tiket untuk mengikuti acara Kick Andy Goes to campus ..

tapi ternyata, Allah berkehendak lain.. Allah mengatur skenario sedemikian rupa sehingga akhirnya saya mendapatkan tiket ini..

Ya, saya juga tidak tahu ternyata dress code untuk para peserta yang hadir adalah “batik”..

dan,, hehe.. maaf panitia, saya ga pake batik hari ini..🙂

 

Oke, saya ingin sedikit berbagi mengenai makna inspiratif yang saya dapatkan dari acara Kick Andy Goes To Universitas Sriwijaya dengan tema “Lentera Jiwa”..

semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi teman-teman semuanya ^^

 

acara hari ini dibuka oleh penampilan Penta Boys yang cukup menghangatkan suasana di auditorium Universitas Sriwijaya..

tidak lupa juga kehadiran sang pembawa acara terkenal, Andy F. Noya, yang ternyata cocok banget kalau berubah profesi menjadi seorang pelawak…hehe
peace Pak Andy, multitalent ^^

Yaps, Kick Andy Off Air kali ini menghadirkan 2 bintang tamu hebat yang mampu membius sekitar 3800 mahasiswa yang hadir..

mereka begitu menginspirasi dan memotivasi.

bintang tamu yang pertama adalah Iwan Setiawan.

seorang anak sopir angkot yang mampu merubah dunia dengan tekad kuat dan kegigihan yang ia punya..

Ia menceritakan kisah hidupnya yang ternyata penuh dengan keterbatasan.

tapi ia punya cita-cita..

tahukah apa cita-citanya itu ?

menjadi seorang Presiden ? tidak !

menjadi seorang menteri ? tidak !

Lalu apa ?

Dia memiliki cita-cita yang cukup simple dan tidak banyak orang bercita-cita hal yang sama.

ya, mungkin karena orang-orang sudah mendapatkan apa yang dicita-citakan oleh seorang Iwan Setiawan.

lalu apa cita-citanya itu ?

Ia bercita-cita “bisa memiliki kamar sendiri”

hah ?

iya !

rumahnya yang kecil berdesak-desakan dengan ayah,ibu, dan adik-adiknya ternyata memotivasinya untuk melakukan suatu perubahan..

Ya, ia ingin memiliki kamar sendiri.

dan cita-cita yang simple itu membuat dia menjadi seseorang yang gigih dan pantang menyerah..

Ayahnya adalah sopir angkot, lalu dia berusaha supaya tidak menjadi sopir angkot juga.. karena dia melihat betapa susah ayahnya mencari nafkah untuk hidup mereka.

 

Dia membaca banyak buku.. baca, baca, baca sehingga mampu menghantarkannya menjadi mahasiswa di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur PMDK..

Dia juga memiliki orangtua yang luar biasa hebat, yang rela berkorban demi pendidikan anak-anaknya.

Pernah ia tanyakan pada ibunya mengapa mau menyekolahkannya sampai jenjang kuliah padahal mereka tidak punya biaya..

Dengan ketegaran seorang ibu, ibunya menjawab bahwa “dia tidak ingin hidup anaknya sengsara seperti dirinya, cukup dia saja”..

 

Subhanallah.. dan tetesan air mata ibunya pun menguatkan tekadnya bahwa “ Ibu saya tidak boleh menangis, saya akan buat Ibu saya menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini”.

Subhanallah.. Subhanallah.. Subhanallah..

 

Dan,dia benar-benar mempersembahkan hadiah indah untuk orangtuanya..

Dia berhasil menjadi lulusan terbaik fakultas MIPA IPB 1997 dari Jurusan Statistika.

Ia bekerja selama tiga tahun di Jakarta sebagai data analis di Nielsen dan Danareksa Research Institute. Ia selanjutnya merambah karir di New York City selama 9 tahun.

Tapi, itu tak membuatnya lupa dengan tanah kelahirannya, Indonesia.

Beliau merasa terpanggil untuk melakukan suatu perubahan.

Akhirnya beliau meninggalkan New York City pada bulan Juni 2010 dengan posisi terakhir sebagai Director, Internal Client Management di Nielsen Consumer Research, New York.

Amazing !!

dan Iwan Setiawan sudah menemukan Lentera Jiwanya yang membuat ia meraih kebahagiaan yang sesungguhnya dalam hidup.

 

Beliau berpesan kepada mahasiswa Universitas Sriwijaya bahwa:

“sesungguhnya anak muda di Indonesia ini sama saja dengan anak muda di New York, Paris, dan lain lain.. Yang membedakannya adalah Intelektual. Maka dari itu, anak muda bukanlah berlomba memakai sepatu merk termahal,dan lain lain. Ayo banyak membaca agar kita memiliki intelektual yang hebat, dan biasakanlah menulis… baca,baca,baca,menulis,menulis,menulis. “.

Yeah, Good Advice Sir !

Tapi saya ingin menambahkan bahwa “selain memiliki kecerdasan intelektual, kita juga harus cerdas spiritual karena kecerdasan spiritual dapat mengontrol jiwa dan hati kita sehingga dapat berpikir lebih jernih”.

itu menurut saya pak🙂

 

Hmm, banyak sekali pesan penuh makna yang disampaikan oleh Pak Iwan Setiawan. setiap kata yang keluar dari mulutnya mengandung motivasi yang berhasil membuat bathin saya bergemuruh..

Seseorang biasa yang menjadi luar biasa karena Ilmu yang ia punya !

 

iya,,Allah selalu tepat janji..

Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Allah akan mengangkat kedudukan orang-orang yang beriman dan diberikan ilmu di antara kalian beberapa derajat. Allah Maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (QS. Al Mujadilah [58] : 11).

 

Dan, saya teringat dengan Hadist Rasulullah, yang mengatakan bahwa :

“Barang siapa ingin bahagia di dunia maka ia harus berilmu pengetahuan, barangsiapa ingin bahagia di akherat harus memiliki ilmu pengetahuan dan barang siapa ingin bahagia dunia akherat harus memiliki ilmu pengetahuan.”

 

Subhanallah..

Mari kita raih kebahagiaan yang hakiki dengan iman dan ilmu ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yippi,, selanjutnya adalah bintang tamu yang kedua. Beliau adalah Wahyu Aditya.

Jreng..jreeng..

beliau muncul dengan kostum robot lengkap…

bibibib….zzzzzzzzz….

Sontak saja seisi auditorium tertawa melihat bintang tamu “unik” satu ini..

Hmm, siapakah dia ??

Pelawak ? Bukaan..

Pembuat Robot ? bingung saya jawabnya..Hmm,bukan..bukan juga..

Orang yang menginspirasi ? Iya🙂

Dia memiliki cita-cita yang bertentangan dengan keinginan orangtuanya.

Beliau dipaksa orangtuanya untuk harus menjadi dokter.

ini dikarenakan oleh dimulai dari buyut, kakek, orangtua, keluarga, semuanya dokter..

maka dia pun harus jadi dokter !!, itu pinta orangtuanya..

Namun itu tak sesuai dengan hati nuraninya, ia memiliki ketertarikan dengan dunia animasi.

sejak kecil ia suka sekali menggambar..

Namun, orangtuanya bingung dan ragu akan masa depan anak mereka satu ini..

Akhirnya dengan penuh perjuangan, ia meyakinkan pada orangtuanya bahwa ia mampu menjadi sukses walau bukan dengan menjadi dokter..

Beliau mendesain gambar,membuat video animasi,dll.

Karyanya berupa video animasi yang sempat ditayangkan pada acara tadi ternyata berhasil menghantarkannya ke Jepang, Thailand, dan Negara lainnya.

Sejumlah prestasi Internasional sukses diraihnya !

Ia juga  mendirikan sebuah sekolah animasi bernama Hello;Motion Academy sebagai wadah penggerak kemajuan animasi dan kreativitas Indonesia yang berada di bawah naungan Yayasan Animasi dan Sinema Muda Indonesia serta PT HelloMotion Korpora Indonesia.

Pada 2007, Ia diberi penghargaan oleh Pemerintah Belandaberupa uang senilai 100 juta rupiahyang akhirnya digunakannya untuk membuat film animasi berformat feature.

 

Subhanallah, inilah yang namanya totalitas..

Jika kalian mempunyai sebuah mimpi, maka wujudkanlah mimpi itu dengan totalitas sehingga kalian dapat meyakinkan orangtua dan sekitar bahwa kalian mampu !”. ini salah satu pesannya..

 

Subhanallah.. mereka keren !

benar-benar menginspirasi..

 

Pak Iwan Setiawan dan Pak Wahyu Aditya sudah menemukan lentera jiwanya.. Ya, lentera jiwa yang membuat mereka bahagia karena tlah menemukan “dunianya”..

menemukan lentera jiwa yang mampu menggiring mereka mencapai kesuksesan🙂

 

Hmm,, tadi Pak Andy F. Noya menanyakan kepada audiens tentang siapa yang merasa bahwa dirinya tlah salah memilih jurusan kuliah ??

dan ternyata banyak mahasiswa yang mengangkat tangannya…

Wow !

saya ?? oh, tentu tidak🙂

saya bahagia berada pada jurusan kuliah yang saya jalani sekarang ini..

Yap, seorang yang sejak kecil bercita-cita menjadi dokter ternyata masuk di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan..

dan iya, saya adalah calon guru.. ^^

 

Lalu, Pak Andy F. Noya bertanya lagi, “siapa yang sudah menemukan Lentera Jiwanya”.

Ternyata ada juga mahasiswa yang mengangkat tangannya.

Saya ?? iya donk🙂

saya sudah menemukan “dunia” yang membuat saya luar biasa bahagia.

saya senang berada di dunia pendidikan dan akan bergerak di bidang pendidikan.

This is my life, guys !

menjadi seorang guru bukan hanya mengajarkan materi pelajaran, tapi guru juga bisa menjadi motivator, inspirator, psikolog, ustadzah bahkan orangtua.. hehe

Ya, guru adalah edukator…

Yaps,, hari ini adalah hari guru.. insya Allah akan saya bahas pada tulisan saya selanjutnya ya🙂

 

Hmm,, dan acara Kick Andy Off Air hari ini selesai.

ditutup lagi dengan penampilan Penta Boys yang ternyata juga menginspirasi, mereka juga meraih prestasi sampai ke luar negeri karena termasuk akapela terbaik.

 

Ya, setelah acara ini… audiens langsung menyerbu Andi F.Noya dan bintang tamunya untuk foto bareng..

huaah,,mereka berdesak-desakan.. Masya Allah..

saya duduk manis sajalah.. melihat dari kejauhan..sambil bilang dalam hati saya bahwa “suatu saat  yang akan menjadi bintang tamunya adalah saya sebagai tokoh yang juga menginspirasi dunia”.

aamiin..aamiin..aamiin ya Allah..

 

 

Semoga bermanfaat ^^

 

Markas Inspirasi, 25 November 2011

“dalam gemuruh hari guru, aku terinspirasi lagi hari ini !”

Tertanda : Tria Gustiningsi

 

Tentang mutiarakeluarga

aku adalah orang biasa, tapi dengan semangat yang luar biasa tak pernah berhenti berjuang menggapai cinta Allah, dan berjuang mengukir senyum kebanggaan di wajah orangtua....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

8 Balasan ke Lentera Jiwa

  1. deazka berkata:

    what a wonderful day it is..🙂
    one day.. I’ll be like that..
    stand up in front of much audiens…
    and inspire alot of people…🙂
    let’s wait for it…

  2. tryayuokta berkata:

    wahh,.kehilangan momen saye buk…

    tapi jadilah dapet cerita dari buk tria,.
    thnks

  3. my BlOg my Real berkata:

    GREAT….
    Seseorang prnh berkata ” Jadilah pribadi yg mengispirasi bagi diri sendiri, krn dng begitu iy akn mampu menginspirasi orng lain, bahkan menginspirasi dunia”
    So inspiring dinda ^__^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s